Minggu, 27 Desember 2009

Kode etik dilanggar, Polemik Penyelewengan Infotainment Gosip (2)


SUDUT PANDANG JURNALISME



Assalamualaikum


Posting ini adalah kelanjutan dari posting tentang penyelewengan Infotainment sebelumnya. Nha sekarang kalo kita melihat dari sisi wartawan sendiri, apakah emang dalam diri wartawan infotainment sudah terjadi pergeseran norma dan kode etik yang dilanggar ?

Saya perlihatkan beberapa kode etik wartawan (yang dilanggar) :

(PASAL PERTAMA) Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

a. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak
b. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi.
c. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara.
d. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.

Fakta : saya berani berstatemen bahwa Wartawan infotainment telah melanggar kode etik ini. Mengapa ? lihat aja di Acara TV dan majalah majalah ‘gosip membawakan berita yang emang berlebihan dan memaparkan informasi yang masih berupa gossip dan belum tentu benar (belum diklarifikasi oleh korbannya). Saya yakin itikat mereka hanya ingin memperoleh berita HOT dan disukai oleh pemirsa.


(PASAL KEDUA) Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Cara-cara yang profesional adalah:
a. menghormati hak privasi; Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali yang berhubungan dengan kepentingan publik.

b. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya;
c. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;

Fakta : Hal inilah yang terjadi pada Luna Maya. Hak untuk menolak wawancara dan hak pribadinyadilecehkan. Banyak lagi selain dia. Hampir sekarang setiap insane selebritas tidak mempunyai ruang privasi, semuanya di ekspose layar kaya, mulai dari pacaran, pernikahan, rumaha tangga, perselingkuhan , dan sampai perceraian. Hingga bisa dibilang infotainment membuat biografi selebritis dalam setiap tayangannya.

Untuk point factual seperti sebelumnya, tidak ada jaminan sama sekali gossip yang dibawakan infotainment adalah suatu realitas tanpa bumbu drama.



(PASAL KETIGA) Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

a. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
b. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk.
c. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan.

Fakta :
Bohong adalah nama lain dari gossip (di gosok tambah siiip, dilebih lebihkan lebih disukai) jadi pada dasarnya acara gossip adalah acara penuh kebohongan dan dilebih lebihkan dan berbau fitnah
Sadis nama lainnya adalah menyakiti hati korbannya. Berita pedas yang dilontarkan, hujatan atau mengekpose aib seleb secara terus menerus akan membuat si seleb tergoncang hatinya. Mungkin contoh yang jelas adalah dewi persik yang dengan berbagai pemberitaanya


contoh : ada gosip katanya DEA IMUT MELAKUAKN ORAL SEX,SUBHANALLAH!!! APA YANG DIINGINKAN INFOTAINMENT, APAKAH UANG UANG DAN UANG???



ITULAH BEBERAPA ANALISA SAYA TENTANG BEBERAPA POINT KODE ETIK JURNALISME YANG TELAH DITINGGALKAN OLEH INFOTAINMENT GOSIP.
UDAH DEHHH JANGAN DIBELA TERUS PEKERJA GOSIIP ITU WAHAI WARTAWAN SEMUA, WARTAWAN GOSIP SENDIRI LAH YANG MERENDAHKAN DERAJAT MEREKA , BUKA HUJATAN LUNA MAYA, NAMUN KELAKUAN MEREKA SENDIRI

SEMOGA MENCERAHKAN , JIKA ADA YANG TERSINGGUNG MOHON DIMAAFKAN
INILAH ASPIRASI SAYA UNTUK JURNALISME INDONESIA

7 komentar:

Anak Banin mengatakan...

ada pendapat

ORC blog mengatakan...

setuju banget bro, sebenarnya pengen ngomong lebih banyak lagi tapi takut di hujat kayak mbak Luna...

Anak Banin mengatakan...

ahhh, katanay terbuka

kita juga kan jurnalis blog broo
boleh dunk terbuka

Lina Marliana mengatakan...

Skrg khan sudah negara demokrasi, bebas mengemukakan pendapat.. klo dikit2 dipermasalahkan, wah..bisa2 balik lagi kejamannya pak Harto nih..

Anak Banin mengatakan...

@LINA
betul seratus persen tapi tetep pake norma,hee

wibowo susilo mengatakan...

^_^ postingannya bagus. cuma hati-hati bro, jangan sampai kasus prita terulang lho. nice posting.

Anak Banin mengatakan...

@wibowo iya soobb
kalo jadi di meja hijau ehh ane galang coin lagi dunk