Minggu, 03 Januari 2010

Agresi Israel ke Palestina, janji Obama hanya Mimpi : Perdamaian Timur tengah

Assalamualaikum





Masih inget postingan ane kemaren, Israel membangun Apartemen di Yerusalem timur sebagai tameng hidup. Sekarang pengen bahas masalah janji perdamaian Obama sebagai Presiden AS , super Power Nation pemilik tunggal UN Corporation (sebut saja PBB) pada kawasan timur tengah takluk dibawah Israel Negara Yahudiun Kafirun.

Pengamat politik Mesir, Gamal Omar mengatakan bahwa upaya Obama mewujudkan Palestina berdaulat yang dilakukannya sepanjang 2009, masih jalan di tempat. Jauh dari harapan karena dihadang arogansi Israel. Menurut Omar , dalam setahun pemerintahannya, Obama memang lebih banyak janji tanpa realisasi. Termasuk janji Obama untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina dinilainya masih retorika.

Hal ini tercermin dari hasil jajak pendapat suratkabar berpengaruh di Timur Tengah, Al-Quds. Tingkat kepercayaan rakyat Palestina kepada Obama menyangkut proses perdamaian pun turun menjadi 38,2%.Padahal, dalam jajak pendapat menjelang pelantikan Obama 20 Januari 2009 lalu, tingkat kepercayaan itu bertengger di level 60%. Artinya, sebagian besar rakyat Palestina menaruh harapan kepada Obama perihal kemerdekaan bangsa mereka. Ini bisa dimaklumi, karena Obama berjanji akan memprioritaskan perdamaian di Timur Tengah.

Obama dalam 12 bulan terakhir ini sebenarnya sudah berupaya keras memperjuangkan proses perdamaian Palestina-Israel. Keseriusan itu terlihat dari intensitas kontak antara AS-Israel-Palestina dan kunjungan Menlu AS Hillary Clinton ke Israel dan Palestina yang sudah mencapai dua kali dalam setahun.

Obama pun telah delapan kali mengirim utusan khusus Timur Tengah, George Mitchell, dalam misi serupa, meski akhirnya terpaksa pulang dengan tangan hampa. Obama juga telah bertemu dengan kedua kepala negara, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan PM Israel Benjamin Netanyahu di tengah sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, September 2009, meski dilakukan secara terpisah.


TAPI MEMANG APA UPAYA ( YANG HANYA SANDIWARA ) TERSEBUT BERHASIL?



gambar : Amerika antek Yahudi Israel

Analis politik Palestina, Khaled Amayreh menilai, upaya Obama untuk menjembatani Israel dan Palestina memang terkendala aktivitas permukiman Yahudi di Tepi Barat. Padahal, Washington berulangkali menentang pembangunan permukiman baru Yahudi di Jerusalem Timur, tanah Arab yang dicaplok secara ilegal oleh Negara Zionis.

Upaya Obama hanya setengah setengah. Dia melarang pembangunan Apartemen Baru itu hanya dalam hati, presiden AS itu dinilai tak menjamin akan terjadi pembekuan permukiman baru Yahudi di Tepi Barat dan Jerusalem Timur. Pemerintah Obama di satu sisi terlihat ingin menghidupkan proses perdamaian. Namun, di sisi lain tampak tak berdaya Israel yang secara angkuh menolak pembekuan semua kegiatan permukiman. Kesimpulannya Janji Obama hanya sekedar angan Belaka.


MEMANG YANG PERLU DIINGAT BAHWA PERJUANGAN AMERIKA UNTUK MENDAMAIKAN PALESTINA VS ISRAEL ADALAH SEKEDAR KISAH BELAKA.

PERDAMAIAN TIDAK AKAN TERJADI BILA AMERIKA MASIH CONDONG PADA ISRAEL.
SANGAT NYATA KAN AMERIKA SEBAGAI ANTEK ANTEK ISRAEL BIN YAHUDI

SEKALI LAGI BANGUNLAH SAUDARAKU, PALESTINA SEKARANG MASIH DIDZALIMI DINEGERINYA SENDIRI. ALLAHU AKBAR

dioalah dari : inilah.com

2 komentar:

Anak Banin mengatakan...

ADA YANG MAU BERPENDAPAT???

how much you know mengatakan...

hello, mohon dukungan temen2 blogger vote blog ku untuk menang award, hadiahnya 100 i sumbangkan di website itu sendiri untuk mensupport ‘FIGHT GLOBAL HUNGER’ program. mohon dukungannya pls visit my blog for more details. thank you.
*by RichaRie*