Senin, 04 Januari 2010

Burj Dubai : Islam Kaya namun Belum Jaya



Assalamualaikum

Wah wah tahun baru kejutan baru gan. Senin ini Dubai merayakan pembukaan Burj Dubai, gedung tertinggi di dunia. Uni Emirat Arab akhirnya meresmikan gedung tertinggi di dunia itu walaupun krisis keuangan tetap membayang-bayangi mega proyek di negeri teluk ini. Burj Dubai tinggi menjulang 800 meter dengan 160 lantai atau setara 6 kali tinggi Monas di Jakarta. Luas total bangunan mencapai 330.000 meter persegi. Proyek prestisius ini mengalahkan Menara Taipei 101 di Taiwan.

"Perayaan ini menyusul satu tahun yang mengejutkan saat Dubai menghadapi resesi global yang melanda ekonominya dan sektor real estat khususnya," demikian surat kabar "Gulf News" berjudul "Burj Dubai's Opening is a triumph."

Dubai disuntik dana USD 10 miliar atau sekitar Rp 90 triliun oleh Abu Dhabi pada saat-saat terakhir. Perusahaan Dubai World yang sedang kritis pun bisa bernafas kembali untuk merestrukturisasi utang-utangnya.



Bentuk gedung unik seperti jarum menjulang tinggi ke langit. Ketinggiannya gedung juga menjadi daya tarik. Gedung ini mempunyai 1.044 apartemen dan 49 lantai ruang kantor serta hotel. Diperkirakan pembangunan menghabiskan biaya sekitar US$ 20 miliar. Meski sempat diguncang krisis utang, pembangunan gedung diselesaikan tepat waktu

Gedung itu perpaduan arsitektur Islam dan disain Barat yang mutakhir, kata surat kabar itu. Burj Dubai bukan saja merupakan gedung tertinggi atau terbesar di dunia tetapi satu monumen semangat yang tidak pernah mati dan satu wasiat pada visi asal Shaikh Mohammad, kata surat kabar itu.

Jika Dubai, sebuah desa nelayan di masa lalu, sekarang diakui dunia sebagai negara yang ulung dan berani untuk melaksanakan mimpi besar, kepercayaan yang tidak diragukan pada pandangan jauh ke depan kepemimpinannya.



Pendapat ane :

ISLAM KAYA NAMUN BELUM JAYA

Nangkep maksud ane. Dari Visi pendirian Gedung ini maksudnya apa? apakah hanya untuk sok sok'an atau Kemewahan (alasan yang tidak dapat diterima, sementara Umat kita, Islam dibelahan dunia lain sedang kelaparan atau kakurangan atau malah ditindas, seperti Palestina, Irak, Pakistan dll),Semoga bukan itu alasannya. Semoga tujuannya untuk menumbuhkan Ekonomi Dubai supaya menjadi kota Muslim termaju dan kedepannya keuntungan tersebut digunakan untuk kemajuan Umat Muslim Umumnya.

Kedua, Kekayaan Islam adalah semu, Like This : pembangunan Dubai bisa berjalan dikarenakan suntikan Dana dan mungkin juga Hutang Luar negeri, jadi jangan terlalu dibanggakan

The FINISH : ingat kita umat Islam bukan saatnya bermewah mewahan. Banyak permasalahan yang terjadi dalam Umat ini. Kelaparan, Kebodohan, Peperangan dn penindasan sering umat kita Alami

11 komentar:

Tukang Mampir mengatakan...

waduh analisisnya idealis juga bro...hebat...

aliepati mengatakan...

@tukang mampir ,ya emnag kondisi realnya seperti ni sob

Local Download mengatakan...

menurut saya Islam sedang tejajah oleh bangsanya sendiri sob, mereka gampang di adu domba, di pecah belah, dan susah bersatu sesama Islam, jadi kita sebagai salah satu dari umat harus bisa menyadarkan umat yang lain agar tidak mudah di pecah belah, dsb^^

salam blogger:)

Anak Banin mengatakan...

@ local nice pendapat n analisa, semoga islam cepet sadar

salam blogger juga

narti mengatakan...

ada hikmah yg bisa diambil dari sini
makasih artikelnya

sda mengatakan...

ngeri ah tinggal disana, kalau listrik mati gimana atuh?
(mimpi dulu tinggal disana)

Anak Banin mengatakan...

@sda nggak apa apa mbak, mbak sang pemimpi kok,heee

dodinur mengatakan...

Assalamualaikum...bener tuh Islam itu kaya cuma belum jaya...thank ya atas kunjungannya...hidup palestina...Allahu Akbar... :D

Buku Elis mengatakan...

Bakalan laris neh, kan jacky lama juga ga main film. Banyak yang tau kalau film jacky banyak yang bagus. pengen nonton neh ga sabar

Buku Elis mengatakan...

sorry salah tempat

aliepati mengatakan...

@ elis nggak pa neng tetep saya baca kok, hee

katanya tanggal 15 januari keluar di amrik tapi

nggak tahu di indo
kalo aq nunggu bajakannya aja dehh (jangn ditiru, heee)