Sabtu, 09 Januari 2010

(JOKE POLITIC) Pendapat Masyarakat Tentang PARODI Kata Kotor Dewan Terhormat

Assalamualaikum

Wah dah dapet kabar terbaru perpolitikan Indonesia belum?? tentang itu kisruh Kata Kotor antara Bang Polatk (Ruhut Sitompul) VS Gayus saat sidang Angket Century.

ni cuplikan dari JAWAPOS "

BANGSAT!" kata Ruhut Sitompul pada Rapat Panitia Angket Kasus Bank Century (6/1). Ada apa dengan "bangsat?" Mungkin juga tak ada yang salah dengan kata itu. Kalau toh akhirnya menjadi polemik, tentu bukan karena pengunaan kata "bangsat" yang punya makna kasar dan kotor semata.

"Diam kau," kata Gayus.

"Jangan bilang diam," sahut Ruhut.

"Satu kalimat, diam kau!"

"Kau yang diam bangsat!!!"

Perang kata terus bersahut dengan nada tinggi dan penuh emosi. Untuk ukuran sebuah forum terhormat yang pesertanya juga kaum terhormat, kalimat yang dilontarkan mestinya bukanlah rangkaian kata yang layak memantik emosi hingga seorang wakil rakyat hilang kendali. Kalimat itu malah termasuk remeh-temeh. Mengingat yang dirapatkan adalah hal yang sangat penting, disiarkan secara langsung, ditonton rakyat, jadi melorotlah mutu forum itu. Menjadi kurang terhormat, termasuk peserta rapatnya. Tapi, mengapa bisa muncul kata-kata kotor hanya karena lontaran kalimat seremeh itu?

Terus saya baca Jawapos edisi Koran Teks dan baca Opini Publik. juga nyinggung Masalah ini, ane nemuin Hal yang ANEH, LUCU, dan PANTAS DIRESAPI

Cekidot ja :

Jawapos edisi Jum'at Posting Opini Pembaca, dari salah satu Mahasiswa ITS yang berbunyi demikian


Mahasiswa Berkata : Anggota Dewan sungguh tidak punya sopan santun dan Moral. Di Dalam Forum dan Sidang Yang membahas Hal besar untuk Negeri Ini tidaklah pantas mengatakan hal kotor seperti itu. Tidaklah layak mereka dipanggil anngota dewan Yang terhormat. Mereka layaknya Murid SD yang tidak tahu tata krama dan sopan santun. Waduh memang tak bisa diharapkan Century selesai ( diolah penulis, tapi arahnya sama)




Selanjutnya pada jawapos edisi hari ini, Sabtu juga saya menemukan hal yang sama di kolom opini Publik yang merasa tidak terima atas ucapan Mahasiswa ITS kemarin.Benar saja si Ibu adalah Guru SD, ya nggak terima Muridnya dihina.


Kata Ibu Guru : saya tidak setuju sekali kalau anggota Dewan disamakan dengan Guru SD. soalnya sekarang Pengajaran Sekolah Dasar sudah snagt baik, pendidikan moral pun sangat ditekankan pada murid, Sekarang liat anak SD lebih cerdas, santun . sangat disayangkan kalau disamakan MEREKA (anggota DEwan Terhormat)

MEREKA lebih pantas disamakan dengan Preman, nggak tahu diri, bisanya hanya Ngomong, Ngomong ja Belepotan (jorok gitu) pokoknya Brutal kayak Preman Pasar gitu deh




COBA ENTE TEBAK EDISI BESOK JAWAPOS OPINI PUBLIK, SIAPA YANG NGGAK TERIMA DISAMAIN MA ANGGOTA DEWAN ??



" NAE JUGA NGGAK TERIMA , MASAK DISAMAMIN MA ANGGOTA DEWAN ITU, MEREKA SEHH MAKAN GAJI DARI UANG RAKYAT SE INDONESIA, PALING KALO ANE MAKAN UANG SE PASAR, DOSANYA NGGAK SEBERAT MEREKA , ANE NGGAK TERIMA"

13 komentar:

halocoy mengatakan...

ya saya ngga suka banget liat anggota dewan keluarin kata2 yg amat ga sopan pantas di forum rapat yg terhormat. kaya gak pernah makan sekolahan aja. payah, thanks. dtunggu komentnya jg ok plend.

Anak Banin mengatakan...

WAH BENER COY, MEREKA NGGAK PANTAS DAPAT GELAR TERHORMAT , NICE POSTING

halocoy lifestyle mengatakan...

thanks bro. klo ada yg kurang sreg di blog saya jgn sungkan2 ksh tau yah ntar biar bs sy benerin, sukses selalu ya

Anak Banin mengatakan...

@ HALOCY ALWAYS FOR FRIEND

Buku Elis mengatakan...

Masa di kasih gelar dewan terhormat kok sikapnya ga terhormat, mestinya di ganti ajah gelarnya "Dewan yang terbangsat" kkakka..Ssstt..jangan keras2 bisa2 kek kasus prita neh gw, pencemaran gelar baik.maap pak dewan, yang yg tetep terhormat jangan tersinggung

belajar buat web mengatakan...

wah sangat memalukan.

Anak Banin mengatakan...

@ buku elis== hahaha ternyata neng elis garang juga heeeee

@ belajar, iya gann sangat memalukan dan memilukan

RifkyMedia™ mengatakan...

hahahaha bener kata Alm. Gus Dur..Anggota Dewan= taman kanak kanak hahahaha

Lina Marliana mengatakan...

haahaha.. lucu banget..
Ttg Ruhut, suamiku sampe terbawa emosi dan memaki2 sendiri (entah siapa yg dimaki, wong ruhut aja ga kenal ma suamiku, nyenggol aja ga pernah..), itu karna saking sebelnya liat kelakuan Ruhut saat dipersidangan itu..

ilmukitakita mengatakan...

hahaha.....
cocoknya gak usah jadi anggota dewan mereka, bikin malu kata orang medan.

Anak Banin mengatakan...

@ lina marliana : haha sudah wajar kok mbak, wong seharusnya tokoh setinggi tu (pangkatnya ) masih kayak Preman pasar, ya kesel lah

Bener kalau Indonesia sekarang Krisis Kepemimpinan, pemimpin yang arif, bijaksanna, deket ma rakyat n bersihh korupsi, jarang ditemui ,

@ilmu kita kita " ini DPR Bung, dewan Pertikaian Rame rame

Awaluddin Jamal mengatakan...

Kata Ruhut.., "Kan kalian belum coba jadi anggota Dewan.., coba kalian yang ada di posisi saya..,"..,

Nah ditantangin tuh.., ayo siapa yang mau jadi anggota Dewan YANG TERHORMAT ????

Anak Banin mengatakan...

@ jamal==> haaa, ane mau nyoba deh

gimana kalo ane masuk DPR apa langsung suka bicara kotor atau malah piktor ya